Sleman, Hasanah.id- Fenomena rumah kebakaran 73 kali yang terjadi di kediaman Mutfiana atau Fia di Seyegan, Sleman, DI Yogyakarta, terus menjadi perhatian.
Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) turun langsung ke lokasi untuk melakukan investigasi dan mengambil sejumlah sampel guna mengungkap penyebab kemunculan api misterius tersebut.
Selama sembilan hari sejak kejadian pertama, api dilaporkan muncul secara berulang di berbagai titik rumah. Akibatnya, sejumlah perabotan, pakaian, hingga barang-barang milik keluarga mengalami kerusakan karena terbakar secara tiba-tiba.
Tim UGM Saksikan Langsung Kemunculan Api
Pada Senin (1/6/2026), tim peneliti lintas disiplin dari Fakultas Teknik UGM untuk pertama kalinya menyaksikan secara langsung kemunculan api di dalam rumah tersebut. Saat melakukan pengamatan, mereka menemukan sebuah kaos hitam yang tergantung di kamar tiba-tiba terbakar.
Meski api berhasil dipadamkan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), sekitar 30 menit kemudian kaos yang sama kembali mengeluarkan asap tebal. Berdasarkan pengamatan tim, kondisi tersebut berpotensi memicu munculnya api kembali jika tidak segera ditangani.
Temuan itu semakin memperkuat misteri rumah kebakaran 73 kali yang hingga kini belum diketahui penyebab pastinya.
Ketua tim PKPE FT UGM, Alva Edy Tontowi, mengungkapkan bahwa alat pendeteksi gas menunjukkan adanya peningkatan kadar gas hidrogen (H2) pada lokasi tempat kaos tersebut terbakar.
Menurutnya, konsentrasi gas hidrogen terdeteksi cukup tinggi di kamar yang menjadi salah satu titik kemunculan api. Temuan tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam penyelidikan yang tengah dilakukan tim peneliti.
Selain mengumpulkan data lapangan, sejumlah sampel juga dibawa ke laboratorium untuk diteliti lebih lanjut.
Dugaan Mengarah ke Pembakaran Spontan
Dari hasil pengamatan awal, Alva menduga fenomena yang terjadi berkaitan dengan auto ignition atau pembakaran spontan. Kondisi tersebut dapat terjadi ketika suatu bahan menghasilkan panas sendiri tanpa adanya sumber api dari luar.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.