HASANAH.ID – CISARUA. Upaya mewujudkan destinasi pariwisata yang berkualitas dna berdaya saing, melalui penguatan ekonomi masyarakat sekaligus pengelolaan limbah berkelanjutan terus didorong melalui inovasi berbasis lingkungan.
Isu global terkait sampah menjadi perhatian Kampus Poltekpar NHI Bandung sebagai kampus berdampak langsung di masyarakat.
Hal ini diwujudkan oleh mahasiswa Program Studi Pascasarjana Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata Politeknik Pariwisata NHI Bandung yang menggelar kegiatan Diseminasi Pelatihan Pertanian Sirkular Berbasis Maggot di Desa Wisata Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Ini adalah wujud nyata materi perkuliah Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM yang langsung diterapkan di masyarakat bersama komunitas dan masyarakat desa.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Kertawangi ini diinisiasi oleh tim mahasiswa Pascasarjana yang terdiri dari Dede Rusnadi, Minati Putri Larasati, M. Rizki Fauzy, dan Rian Andani.
Mereka didampingi dosen pengampu mata kuliah Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM, Dr. Wawan Gunawan, S,Sn.,MM., dan Dr. Sukmadi SE.,MM. Program ini menjadi bentuk kontribusi akademisi dalam mendukung pengembangan desa wisata berbasis keberlanjutan melalui pendekatan ekonomi sirkular yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan ini turut mendapat dukungan sponsorship dari PT. Biru Inovasi Teknologi dan CV. Samudra Jala Sandjaya sebagai mitra pendukung dalam mendorong terselenggaranya program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan tersebut.
Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber Bapak Eduard sekaligus dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, drg. Chanifah Listyarini, M.H.M yang memberikan pemaparan mengenai pengelolaan limbah organik secara inovatif melalui budidaya maggot. Dalam paparannya dijelaskan bahwa metode ini merupakan salah satu solusi efektif untuk mengurangi volume sampah rumah tangga dan limbah organik, sekaligus menghasilkan nilai ekonomi baru berupa pakan ternak berprotein tinggi dan pupuk organik.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.